Showing posts with label Kesehatan. Show all posts
Showing posts with label Kesehatan. Show all posts

Friday, June 3, 2011

manfaat dan resiko makan telor ayam kampung setengah matang

Di dalam putih telur terdapat suatu zat protein yang dapat memberikan pengaruh- pengaruh negatif bagi tubuh , karena kemampuannya untuk mengikat biotin ( suatu vitamin ) . Biotin akan terikat kuat oleh avidin sehingga tidak dapat diserap oleh usus dan akhirnya dikeluarkan bersama feses .
Keracunan oleh avidin memberikan gejala sebagai berikut : dermatitis, kebotakan dan kelainan syaraf. Dosis keracunan selain dipengaruhi oleh aktivitas avidin dalam telur ( dipengaruhi oleh proses pengolahan/pemanasan ) dan jumlah telur yang dikonsumsi , juga sangat dipengaruhi oleh kadar biotin dari makanan lain yang dikonsumsi , serta status biotin dalam darah . Sehingga tidak setiap orang yang mengkonsumsi telur akan menderita keracunan .
Avidin dapat dihancurkan aktivitasnya dengan cara memanaskan pada suhu 18 o C selama 5 menit ( pada suhu yang lebih tinggi diperlukan waktu pemanasan yang lebihn singkat ) , kecuali untuk telur yang telah mengalami fermentasi ( misalnya telur “1000 tahun ” dari Cina ) yang memerlukan waktu pemanasan 18 kali lebih lama . Karena itu avidin seringkli disebut juga sebagai “ Chinese dried egg white injury factor ”.
Ovomukoid juga merupakan protein yang terdapat dalam putih telur ( mentah ) , karena kemampuannya untuk menginaktifkan enzim pencernaan protein ( yaitu tripsin) . Daya cerna yang rendah menunjukkan makin banyak bagian makanan yang terbuang ke feses . Tidak seperti halnya dengan avidin, ovomukoid merupakan protein yang relatif lebih stabil terhadap pemanasan. Sekitar 90% aktivitasnyadapat dihancurkan dengan pemanasan pada suhu 80 o C selama 30 menit , dan seluruh aktivitasnya akan hilang dengan pemanasan pada suhu 90 o C selama 15 menit.
Penelitian -penelitian lebih lanjut membuktikan bahwa enzim tripsin manusia tidak dipengaruhi aktivitasnya oleh ovomukoid. Salmonella adalah suatu bakteri yang dapat menimbulkan keracunan ( Salmonella Food poisoning ) , dengan gejala -gejala seperti mual - mual , muntah , sakit perut , sakit kepala, kedinginan, demam , dan diare .
Bakteri ini dapat mengkontaminasi telur sewaktu masih dalam indung telur ayam, tetapi yang paling sering terjadia adalah setelah telur dikeluarkan, terutama apabila kebersihan kandang dan lingkungan kurang diperhatikan . Pencucian telur dapat mempertinggi resiko masuknya bakteri ke dalam telur, karena itu sebaiknya dipilih telur yang bersih ( tidak terkena kotoran ayam) .
Salmonella dapat diinaktifkan dengan pemanasan. Untuk menghindari terjadinya keracunan oleh Salmonella, Departemen Pertanian Amerika serikat ( USDA ) mengharuskan melakukan pemanasan ( pasteurisasi ) selama 3 , 5 menit pada suhu 56, 70 o C atau 6 , 2 menit pada suhu 55, 50 o C untuk putih telur, atau 6 , 2 menit pada suhu 60 o C untuk telur utuh ( campuran putih telur dan kuning telur) .
MANA YANG BAIK Meskipun telah dibuktikan bahwa ovomukoid tidak berpengaruh pada tripsin manusia, namun nampaknya proses pencernaan bayi dan anak kecil lebih peka dibandingkan dengan orang dewasa . Jadi sebaiknya telur mentah tidak diberikan pada bayi dan anak-anak , bahkan bagi anak yang berumur kurang dari satu tahun sebaiknya diberikan telur rebus , bukan telur setengah matang .
Untuk menhindari terjadinya keracunan Salmonella, bila telur yang akan dikonsumsi dalam keadaan kotor lebih baik tidak dikonsumsi dalam keadaan mentah , walaupun telur itu ditujukan untuk orang dewasa . Tetapi bula Salmonella tidak merupakan masalah ( misalnya keadaan telur bersih) , maka nilai gizi telur mentah , setengah matang maupun rebus , bagi orang dewasa tidak berbeda . Masalah lain yang perlu diperhatikan dalam mengkonsumsi telur bagi orang dewasa ( terutama yang berumur 40 tahun atau lebih , atau yang mempunyai kecenderungan mengidap penyakit jantung koroner) adalah kandungan kolesterol yang terdapat dalam kuning telur. Kadar kolesterol yang terdapat dalam kuning telur sekitar 250 mg per butir ( dalam daging sapi terdapat sekitar 75 mg per 3 ons , dalam hati sekitar 370 mg /3 ons dan dalam otak sekitar 1700 mg/3 ons ) .
Para ahli gizi menganjurkan agar orang dewasa hanya mengkonsumsi telur paling banyak 4 butir per minggu . Proses penggorengan akan menurunkan nilai gizi protein telur, meskipun relatif tidak banyak. Telur mata sapi nilai gizi proteinnya lebih rendah dari telur rebus , dan telur dadar lebih rendah lagi ( apalagi yang berwarna kecoklatan ) . Dalam hubungan ini kita harus memilih apakah kita mengutamakan faktor rasa ( telur yang digoreng kering lebih enak rasanya ) atau faktor nilai gizi proteinnya .
Read More...

Saturday, March 5, 2011

pertolongan pertama pada serangan jantung

Mbrasanby Nazwa Jangan kira umur anda kurang dari 25 atau 30, tidak mungkin dapat serangan jantung . Sehubungan dengan perubahan cara kehidupan masa kini , serangan jantung dapat saja menyerang semua level umur . Andaikan hal tersebut terjadi pada anda yang sedang sendirian mengendarai mobil dalam perjalanan pulang ataupun sedang terserang penyakit ini namun jarak dari rumah ke Rumah Sakit masih cukup jauh sehingga anda tidak tahu apakah dapat bertahan sampai begitu lama . Pertolongan pertama serangan jantung apa yang harus kita lakukan ? Perlu diketahui , ketika seseorang jantungnya tidak mampu berdenyut secara normal dan merasa hampir pingsan, ia cuma memiliki waktu kira -kira 10 detik. Setelah itu akan hilang kesadarannya dan pingsan . Bila tidak ada orang di sekitarnya yang bisa memberikan pertolongan pertama maka penderita harus menggunakan waktu 10 detik yang teramat singkat ini untuk menolong dirinya sendiri . Berikut adalah pertolongan pertama terhadap serangan jantung yang WAJIB diketahui :
Mbrasanby Nazwa Jangan panik , usahakan berbatuk terus dengan sekuat tenaga!! Setiap kali sebelum batuk, harus tarik nafas dalam 2. Kemudian berbatuk dengan kuat 2 , dalam2 dan panjang 2 , seperti hendak mengeluarkan dahak yang berada dalam dada. Setiap selang dua detik, harus tarik nafas sekali dan berbatuk sekali, hingga pertolongan tiba , atau hingga merasa denyut jantung sudah normal, baru boleh istirahat . Tujuan tarik nafas, untuk memasukan oxigen kedalam paru2 . Tujuan batuk, untuk menekan jantung, agar aliran darah bersirkulasi . Menekan jantung juga dapat membantu denyut jantung kembali normal . Pertolongan cara ini , agar penderita mempunyai kesempatan pergi ke rumah sakit. Silakan memberitahu kepada orang lain cara pertolongan pertama serangan jantung ini! Semoga bermanfaat . . . Diposkan oleh Ridwan

Tuesday, January 25, 2011

Obat Radang Tenggorokan paling manjur

Radang tenggorokan penyakit perubahan cuaca menurut saya sih,Jika anda merasa sakit saat menelan makanan/ minuman , berasa ada dahak yang pengen dikeluarkan dari tenggorokan, di hidung berasa ada aneh 2 gitu . . menurut dokter di dekat rumah saya itu adalah radang tenggorokan, dan obat yang aman untuk di konsumsi dan diberikan adalah : -
1.antibiotik yang mengandung ciprofloxacin 500 ( nama generiknya sama,
2.tapi ada juga merk lain tablet salut selaput mecoquin ) 2 x1 sehari - brommer 30,
3.untuk mengencerkan dahak 3x 1 sehari -
4.vitamin C dosis tinggi 1 x1 sehari menjelang tidur.
dan semua yang saya trangkan di atas hanya pengalaman kami jika para blog ada yang mau nambahin pengalamanya silahkan,yang penting aman untuk di konsumsi.

Thursday, January 13, 2011

Kenapa migrain sakitnya di sebelah kanan

Lupa asal mulanya sejak
kecil saya sering sakit
kepala.terutama bila
terlambat makan atau
kurang tidur.Sakit kepala
sebelah .Saya lupa
sebelah kiri atau kanan.
Tapi kiri kanan dua
duanya amat menyiksa.
Ya ibaratnya bila yang
sakit sebelah kiri
namanya MIGRAIN
KOMUNIS , bila yang
terserang sebelah kanan
ya MIGRAIN BORJUIS .
Cuma kata dokter
sakitnya jangan
berpindah .tetap dikiri
saja atau tetap dikanan
saja.Kalo pindah pindah
itu merupakan otaknya
gak benar atau bisa
diduga mengidap kanker
otak. tinggal tunggu gila
atau mate .
Setelah tambah umur
migrain yang saya alami
berevolusi menjadi
migrain yang senang
saya jadi kuli dan
migrain iri hati yang
tidak senang saya
SENANG.
Saking bencinya dengan
kehadiran migrain ini
dalam diri saya , maaf
saya menjulukinya
dengan penyakit haram
jadah .
Bagaimana tidak ,karena
bila penyakit itu timbul
aduh sakitnya
rrrrrrruaarr biasa. Sakit
kepala sebelah .Mungkin
bila kita pernah
mengalami pecah
kepala , ya seperti itu
rasanya.
Tidak ada obat yang
mempan untuk
mengatasinya. Dulu
mulai dari
ASPRO ,BINTANG TUJUH ,
APC ,terus yang modern
PARAMEX ,
PANADOL ,ASPIRIN made
in USA, tidak ada yang
mampu mengurangi
sakitnyaMisalnya setelah
berhari hari tugas keluar
kota kemudian istirahat
bercumbu rayu ya ya
ya ya nah sibrengsek
ini datang tanpa
diundang. Bangun besok
pagi sibrengsek ini
menyerang .Makanya
migrain ini sering disebut
penyakit week end.
Biasanya juga kata
dokter dokter syaraf
penyakit ini memang
biasa menyerang
perempuan. Nah kenapa
saya pria jantan lelaki
tulen bisa diserang
MIGRAIN ,seorang Flight
Surgeon , dokter
penerbang mengatakan
migrain yang
menyerang anda
migrain perempuanyang
ganjen !
Tetapi boleh dikatakan
suatu muzizat ,
keajaiban , miracle
terjadi .

Tips dan Penyebab sakit kepala migrain

Saya sebetulnya sedang
ingin mengetahui apa saja
penyebab migrain
yang seringkali mendatangi.
Saya kira migrain dapat
dialami oleh siapa pun di
segala usia. Gejala yang
paling mudah dirasakan
adalah rasa nyeri atau sakit
kepala sebelah khususnya di
sekitar dahi, pelipis, atau
mata. Kadang-kadang leher
terasa sangat berat.
Pengalaman saya, tanda-
tanda migrain biasanya mulai
terasa menjelang tengah
siang dan akan terasa
semakin nyeri menjelang
petang hari sampai malam
hari. Setelah melewati tidur
malam, migrain akan hilang
dengan sendirinya. Saya
hampir tidak pernah
meminum obat pereda sakit
kepala, paling-paling saya
oleskan minyak kapak atau
axe oil di sekitar bagian
kepala atau leher yang terasa
sakit.
Bagaimana pun, migrain bisa
mengganggu aktifitas bekerja
dan dapat menurunkan
produktivitas bekerja atau
membuat emosi menjadi
labil. Nah, saya kira sangat
baik untuk mengetahui apa
saja penyebab migrain yang
seringkali menghampiri dan
kemudian menjauhi
penyebabnya.
Dalam perhatian saya, ada
beberapa kebiasaan kurang
baik yang membuat saya
didatangi migrain.
1. Tidak Sarapan Pagi
Buat saya, ini sepertinya
penyebab utama migrain
yang seringkali mendatangi.
Bahkan minum segelas susu
atau makan roti di pagi hari
pun belumlah cukup untuk
mengusir datangnya
migrain. Kebiasaan saya
harus makan nasi meskipun
sedikit.
2. Terlambat Makan Siang
Saya kurang tahu apakah
tubuh saya ini tergolong
manja ya. Bahkan terlambat
makan siang saja, migrain
bisa jadi mendatangi. Dalam
kebiasaan saya, jam makan
siang adalah antara jam
11.30 –12.30. Repotnya kalau
sedang mengikuti seminar
atau rapat yang lewat jam
tersebut, wah .. siap-siap
dech menghadapi serangan
migrain. Kuncinya makan
harus teratur ya.
3. Kurang Tidur dan Istirahat
Saya perhatikan jika saya
kurang tidur, aktifitas di hari
berikutnya bisa jadi direcokin
oleh migrain. Bahkan ketika
harus segera menyelesaikan
program doktoral, saya
harus mengatur waktu
sedemikian hingga saya tidak
harus bergadang dan cukup
istirahat.
4. Kurang Olahraga
Rasanya baru menginjak usia
kepala tiga tapi koq untuk
berolahraga rasanya malas
sekali ya. Beda sekali dengan
beberapa tahun lalu, saya
senang sekali berolahraga
mulai jogging rutin dan
maen bola volley. Bisa jadi ini
salah satu kebiasaan yang
membuat migrain acapkali
mendatangi. Semoga saya
mendapatkan kembali
semangat untuk berolah
raga. Koleksi raket
bulutangkis, bola volley, tali
skipping, dan perlengkapan
renang rasanya sudah lama
sekali tidak pernah disentuh.
5. Menyantap Makanan/
Minuman Dingin
Wah, padahal yang
namanya es krim, jus buah,
atau minuman serba dingin
lainnya sangat menggoda
untuk disantap. Saya
perhatikan setiap kali
menyantap makanan dingin,
bukannya nikmat yang
didapatkan tapi bisa jadi
migrain yang didapatkan.
Mulai sekarang saya
mengurangi bahkan sering
menghindari minuman serba
dingin.
6. Kelamaan Menatap
Monitor Komputer
Saya kira kelamaan menatap
monitor komputer bisa jadi
menyebabkan munculnya
migrain. Lebih dari 5 tahun
terakhir ini dalam aktifitas
pekerjaan sehari-hari, saya
menggunakan monitor
LCD dan laptop. Sehingga
tidak hanya monitor CRT
saja, barangkali monitor LCD
dapat juga menyebabkan
munculnya migrain.
7. Minum Teh (Kopi) Setiap
Hari
Saya tidak tahu pasti apa ada
hubungannya minum dua
gelas teh manis setiap hari
dapat memicu munculnya
migrain. Siang dan sore saya
rutin meminum teh tubruk
manis. Kopi, hem .. sering
tapi tidak setiap hari. Agh,
saya harus memperhatikan
kebiasaan ini apakah ada
pengaruh migrain dengan
kebiasaan minum teh atau
kopi.
8. Menempuh Perjalanan
Panjang
Saya perhatikan beberapa kali
tugas luar kota koq
membuat saya didatangi
migrain ya. Apakah karena
perjalanan panjang yang
harus saya tempuh ataukah
karena beberapa penyebab
yang saya tulis
sebelumnya. Perjalanan
antar pulau juga sering kali
membuat migrain. Kalau ini
rasanya tidak akan kapok
dech, karena saya suka sekali
bepergian

Monday, January 10, 2011

Cerita Legenda Asal Usul Kota Banyuwangi

Pada zaman dahulu di kawasan ujung timur Propinsi Jawa Timur terdapat sebuah kerajaan besar yang diperintah oleh seorang Raja yang adil dan bijaksana. Raja tersebut mempunyai seorang putra yang gagah bernama Raden Banterang . Kegemaran Raden Banterang adalah berburu . “Pagi hari ini aku akan berburu ke hutan. Siapkan alat berburu , ” kata Raden Banterang kepada para abdinya. Setelah peralatan berburu siap, Raden Banterang disertai beberapa pengiringnya berangkat ke hutan. Ketika Raden Banterang berjalan sendirian, ia melihat seekor kijang melintas di depannya . Ia segera mengejar kijang itu hingga masuk jauh ke hutan. Ia terpisah dengan para pengiringnya . “ Kemana seekor kijang tadi ?”, kata Raden Banterang , ketika kehilangan jejak buruannya . “Akan ku cari terus sampai dapat , ” tekadnya . Raden Banterang menerobos semak belukar dan pepohonan hutan. Namun , binatang buruan itu tidak ditemukan . Ia tiba di sebuah sungai yang sangat bening airnya. “Hem, segar nian air sungai ini, ” Raden Banterang minum air sungai itu, sampai merasa hilang dahaganya. Setelah itu, ia meninggalkan sungai . Namun baru beberapa langkah berjalan , tiba - tiba dikejutkan kedatangan seorang gadis cantik jelita . “ Ha ? Seorang gadis cantik jelita ? Benarkah ia seorang manusia? Jangan-jangan setan penunggu hutan, ” gumam Raden Banterang bertanya -tanya. Raden Banterang memberanikan diri mendekati gadis cantik itu . “Kau manusia atau penunggu hutan?” sapa Raden Banterang. “ Saya manusia, ” jawab gadis itu sambil tersenyum . Raden Banterang pun memperkenalkan dirinya . Gadis cantik itu menyambutnya . “Nama saya Surati berasal dari kerajaan Klungkung ”. “ Saya berada di tempat ini karena menyelamatkan diri dari serangan musuh . Ayah saya telah gugur dalam mempertahankan mahkota kerajaan, ” Jelasnya. Mendengar ucapan gadis itu, Raden Banterang terkejut bukan kepalang . Melihat penderitaan puteri Raja Klungkung itu , Raden Banterang segera menolong dan mengajaknya pulang ke istana . Tak lama kemudian mereka menikah membangun keluarga bahagia. Pada suatu hari, puteri Raja Klungkung berjalan -jalan sendirian ke luar istana . “Surati ! Surati !”, panggil seorang laki-laki yang berpakaian compang-camping. Setelah mengamati wajah lelaki itu, ia baru sadar bahwa yang berada di depannya adalah kakak kandungnya bernama Rupaksa. Maksud kedatangan Rupaksa adalah untuk mengajak adiknya untuk membalas dendam , karena Raden Banterang telah membunuh ayahandanya. Surati menceritakan bahwa ia mau diperistri Raden Banterang karena telah berhutang budi . Dengan begitu, Surati tidak mau membantu ajakan kakak kandungnya . . Rupaksa marah mendengar jawaban adiknya . Namun , ia sempat memberikan sebuah kenangan berupa ikat kepala kepada Surati. “Ikat kepala ini harus kau simpan di bawah tempat tidurmu , ” pesan Rupaksa . Pertemuan Surati dengan kakak kandungnya tidak diketahui oleh Raden Banterang, dikarenakan Raden Banterang sedang berburu di hutan. Tatkala Raden Banterang berada di tengah hutan , tiba -tiba pandangan matanya dikejutkan oleh kedatangan seorang lelaki berpakaian compang-camping. “ Tuangku, Raden Banterang . Keselamatan Tuan terancam bahaya yang direncanakan oleh istri tuan sendiri , ” kata lelaki itu. “Tuan bisa melihat buktinya , dengan melihat sebuah ikat kepala yang diletakkan di bawah tempat peraduannya. Ikat kepala itu milik lelaki yang dimintai tolong untuk membunuh Tuan , ” jelasnya . Setelah mengucap mengucapkan kata-kata itu, lelaki berpakaian compang- camping itu hilang secara misterius. Terkejutlah Raden Banterang mendengar laporan lelaki misterius itu . Ia pun segera pulang ke istana . Setelah tiba di istana , Raden Banterang langsung menuju ke peraaduan istrinya. Dicarinya ikat kepala yang telah diceritakan oleh lelaki berpakaian compang-camping yang telah menemui di hutan . “Ha ! Benar kata lelaki itu! Ikat kepala ini sebagai bukti ! Kau merencanakan mau membunuhku dengan minta tolong kepada pemilik ikat kepala ini !” tuduh Raden Banterang kepada istrinya. “ Begitukah balasanmu padaku?” tandas Raden Banterang . ”Jangan asal tuduh. Adinda sama sekali tidak bermaksud membunuh Kakanda , apalagi minta tolong kepada seorang lelaki !” jawab Surati . Namun Raden Banterang tetap pada pendiriannya , bahwa istrinya yang pernah ditolong itu akan membahayakan hidupnya . Nah , sebelum nyawanya terancam, Raden Banterang lebih dahulu ingin mencelakakan istrinya. Raden Banterang berniat menenggelamkan istrinya di sebuah sungai. Setelah tiba di sungai , Raden Banterang menceritakan tentang pertemuan dengan seorang lelaki compang- camping ketika berburu di hutan. Sang istri pun menceritakan tentang pertemuan dengan seorang lelaki berpakaian compang-camping seperti yang dijelaskan suaminya . “Lelaki itu adalah kakak kandung Adinda. Dialah yang memberi sebuah ikat kepala kepada Adinda, ” Surati menjelaskan kembali, agar Raden Banterang luluh hatinya . Namun , Raden Banterang tetap percaya bahwa istrinya akan mencelakakan dirinya . “Kakanda suamiku ! Bukalah hati dan perasaan Kakanda ! Adinda rela mati demi keselamatan Kakanda . Tetapi berilah kesempatan kepada Adinda untuk menceritakan perihal pertemuan Adinda dengan kakak kandung Adinda bernama Rupaksa, ” ucap Surati mengingatkan . “ Kakak Adindalah yang akan membunuh kakanda ! Adinda diminati bantuan, tetapi Adinda tolah !”. Mendengar hal tersebut , hati Raden Banterang tidak cair bahkan menganggap istrinya berbohong. . “Kakanda ! Jika air sungai ini menjadi bening dan harum baunya, berarti Adinda tidak bersalah ! Tetapi, jika tetap keruh dan bau busuk , berarti Adinda bersalah !” seru Surati . Raden Banterang menganggap ucapan istrinya itu mengada- ada . Maka, Raden Banterang segera menghunus keris yang terselip di pinggangnya . Bersamaan itu pula, Surati melompat ke tengah sungai lalu menghilang. Tidak berapa lama, terjadi sebuah keajaiban . Bau nan harum merebak di sekitar sungai. Melihat kejadian itu , Raden Banterang berseru dengan suara gemetar. “Istriku tidak berdosa ! Air kali ini harum baunya!” Betapa menyesalnya Raden Banterang . Ia meratapi kematian istrinya , dan menyesali kebodohannya . Namun sudah terlambat . Sejak itu , sungai menjadi harum baunya . Dalam bahasa Jawa disebut Banyuwangi . Banyu artinya air dan wangi artinya harum . Nama Banyuwangi kemudian menjadi nama kota Banyuwangi .

cara/tips cepat menghapus pesan Chatbox atau cbox , bukutamu

1 . Login ke akun CBOX http: //cbox. ws
2 . Kemudian pilih Messages > Messages Messages
3 . Masuk depan halaman yang menampilkan semua pesan yang ada di CBOX sobat.

Untuk menghapusnya sangat mudah, sobat beri tanda centang /contreng pada pesan yang akan sobat hapus

( 1) , kemudian perhatian tanda no 2 , disana terdapat beberapa pilihan
mulai dari Ban ~Delete, ~ Report spam , jika ingin menghapus pesannya tinggal klik Delete. tidak hanya bisa menghapus , juga bisa blokir IP pengunjung yang di anggap melanggar peraturan , dan melaporkannya apa bila di anggap spam . Mungkin sekian saja , tidak sulit kan . semoga berguna, saya mau lanjut kerja nyangkul dulu waktu nanam padi sudah dekat , kalau ada yang perlu ditanyakan jangan sungkan atau malu , kalau bisa saya pasti akan menjawab , dan kalau saya belum bisa ya maklum karna saya juga lagi belajar.trims

Monday, January 3, 2011

bahan baku air rumah tangga

Pengolahan Air Minum Revisi 1

Tuesday, December 21, 2010

pengertian air bersih dan air minum serta kadar airnya

TEKNIK LINGKUNGAN
. Pengertian Air Bersih dan Air Minum .
Pengertian Air Bersih Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2005 Tentang Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum,

pada BAB 1 tentang pengembangan sistem penyediaa air minum, Pasal 1 , Ayat 1 :
Air baku untuk air minum rumah tangga, yang selanjutnya disebut air baku adalah air yang dapat berasal dari sumber air permukaan , cekungan air tanah dan /atau air hujan yangmemenuhi baku mutu tertentu sebagai air baku untuk airminum . Air bersih disini kita kategorikan hanya untuk yang layak dikonsumsi, bukan layak untuk digunakan sebagai penunjang aktifitas seperti untuk MCK. Karena standar air yang digunakan untuk konsumsi jelas lebih tinggi dari pada untuk keperluan selain dikonsumsi . Ada beberapa persyaratan yang perlu diketahui mengenai kualitas air tersebut baik secara fisik, kimia dan juga mikrobiologi . Air bersih adalah air yang dipergunakan untuk keperluan sehari hari dan akan menjadi air minum setelah dimasak terlebih dahulu . Sebagai batasannya air bersih adalah air yang memenuhi persyaratan bagi sistem penyediaan air minum, dimana persyaratan yang dimaksud adalah persyaratan dari segi kualitas air yang meliputi kualita fisik, kimia , biologis dan radiologis. Sehingga apabila dikonsumsi tidak menimbulkan efek samping.

2 . Pengertian Air minum Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2005 Tentang Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum, pada BAB 1 tentang pengembangan sistem penyediaa air minum, Pasal 1 , Ayat 2 : Air minum adalah air minum rumah tangga yang melalui proses pengolahan atau tanpa proses pengolahan yang memenuhi syarat kesehatan dan dapat langsung diminum . Yang membedakan antara kualitas air bersih dan air minum adalah standar kualitas setiap parameter fisik, kimia , biologis dan radiologis maksimum yang diperbolehkan .

II . AIR BERSIH
Syarat Penyediaan Air Bersih Ada beberapa persayaratan utama yang harus dipenuhi dalam sistem penyediaan air bersih. Persyaratan tersebut adalah : Persyaratan kualitatif , Persyaratan kuantitatif , dan Syarat kontinuitas .

A . Persyaratan Kualitatif Syarat kualitatif adalah persyaratan yang menggambarkan kualitas dari air baku ( air bersih ) . Persyaratan ini meliputi syarat fisik, Kimia , Biologis dan Radiologis . Syarat Syarat Fisik Persyaratan fisik untuk air minum yang sehat adalah bening ( tak berwarna ) , tidak berasa, suhu dibawah suhu udara diluarnya. Cara mengenal air yang memenuhi persyaratan fisik ini tidak sukar .
a . Kejernihan Kualitas estetika air tergantung pada kejernihannya dan karakteristik alirannya. Ada 2 macam warna pada air yaitu apparent color ( suspensi zat organik ) dan true color ( suspensi zat anorganik ) . Air jernih dan murni sangat diperlukan aliran air yang deras dianggap lebih menarik secara visual daripada air yang statis dan lambat alirannya. Aliran air yang deras dapat sedikit mengatasi efek buruk akibat turbiditas dan bau . Debu , sedimen dan algae dapat mengurangi kualitas air secara fisik . Selain itu, keputusan kualitatif juga harus diambil terhadap kejernihan air , yaitu jernih, moderat , agak keruh atau keruh .
b . Rasa Dalam air yang bersih ( fisik ) tidak terdapat seperti rasa asin, manis , pahit dan asam . Begitu pula terhadap bau . Air dapat dikatakan bersih secaa fisik apabila air tersebut tidak mengeluarakan bau , seperti bau amis, busuk , dan sebagainya .
c . Turbiditas Turbiditas merupakan suatu ukuran yang menyatakan sampai seberapa jauh cahaya mampu menembus air , dimana cahaya yang menembus air akan mengalami “pemantulan” oleh bahan- bahan tersuspensi dan bahan koloidal . Satuannya adalah Jackson Turbidity Unit ( JTU ) , dimana 1 JTU sama dengan turbiditas yang disebabkan oleh 1 mg /l SiO2 dalam air. Dalam danau atau perairan lainnya yang relatif tenang, turbiditas terutama disebabkan oleh bahan koloidan dan bahan -bahan hakus yang terdispersi dalam air. Dalam sungai yang mengalir , turbiditas terutama disebabkan oleh bahan- bahan kasar yang terdispersi . Turbiditas penting bagi kualitas air permukaan , terutama berkenaan dengan pertimbangan estetika, daya filter, dan disinfeksi. Pada umumnya kalau turbiditas meningkat , nilai fisik menurun , filtrasi air lebih sulit dan mahal, dan efektivitas desinfeksi berkurang . Turbiditas dalam perairan mungkin terjadi karena material alamiah, atau akibat aktivitas proyek , pembuangan limbah , dan operasi pengerukan .
d . Tempratur Temperatur merupakan derajat panas atau dinginnya air yang diukur pada sekala definit seperti derajat celsius ( 0C ) atau derajat Fahrenheit ( 0F ) . Temperatur air merupakan regulator utama proses - proses alamiah di dalam lingkungan akuatik . Ia dapat mengendalikan fungsi fisiologis organisme dan berperan secara langsung atau tidak langsung bersama dengan komponen kualitas air lainnya mempengaruhi kualitas akuatik . Temperatur air mengendalikan spawning dan hatching , mengendalikan aktivitas , memacu atau menghambat pertumbuhan dan perkembangan ; dapat menyebabkan kematian kalau air menjadi panas atau dingin sekali secara mendadak . Air yang lebih dingin lazimnya menghambat perkembangan ; air yang lebih panas umumnya mempercepat aktivitas . Temperatur air juga mempengaruhi berbagai macam reaksi fisika dan kimiawi di dalam lingkungan akuatik. Syarat Kimiawi Air Baku ( air bersih layak minum ) tidak boleh mengandung bahan bahan kimia dalam jumlah yang melampaui batas. Beberapa persyaratan kimia tersebut antara lain :

a . pH pH suatu larutan mencerminkan aktivitas kation hidrogennya , dan dinyatakan sebagai logaritma negatif dari aktivitas kation hidrogen dalam mole per liter pada suhu tertentu. Istilah pH lazimnya digunakan untuk menyatakan intensitas kondisi asam atau alkalin suatu larutan.
Kalau pH antara 1 dan 7 , ini merupakan kisaran asam, dan kisaran alkalin adalah pH 7 – 14. pH air permukaan air biasanya berkisar antara 6 . 5 – 9 . 0 , pada kisaran tersebut air bersir masih layak untuk diminum ( dimasak ) . penentuan pH sangat berpengaruh terhadap korosi ( pengaratan ) yang biasanya terjadi pada pipa distribusi air .
b . Salinitas ( zat padat total ) Salinitas didefinisikan sebagai total padatan dalam air setelah semua karbonat dikonversi menjadi oksida , semua bromida dan iodida diganti dengan klorida , dan semua bahan organik telah dioksidasi . Satuan untuk salinitas lazimnya adalah g /kg atau satu per seribu. Salinitas merupakan peubah penting dalam perairan pantai dan estuarine, dan perubahan salinitas dapat menyebabkan perubahan kualitas ekosistem akuatik , terutama ditinjau dari tipe -tipe dan kelimpahan organisme . Salinitas harus digunakan sebagai parameter pendugaan dampak untuk semua proyek pengembangan sumberdaya air yang berhubungan dengan perairan pantai dan estuaria . Biasanya bahan yang tertinggal sebagai residu pada penguapan dan pengeringan terjadi pada suhu 103 – 105 0 C .
c . Oksigen Terlarut Oksigen terlarut mungkin merupakan parameter kualitas air yang paling umum digunakan . Kelarutan oksigen atmosfer dalam air segar/tawar berkisar dari 14. 6 mg/liter pada suhu 0 0 C hingga 7 . 1 mg/ liter pada suhu 35 0C pada tekanan satu atmosfer . Rendahnya kandungan oksigen terlarut dalam air berpengaruh buruk terhadap kehidupan akuatik dan kalau tidak ada sama sekali oksigen terlarut mengakibatkan munculnya kondisi anaerobik dengan bau busuk dan permasalahan estetika . Di bawah 3 mg/liter, penurunan lebih lanjut hanya penting dalam kaitannya dengan munculnya kondisi anaerobik lokal. Kerusakan utama terhadap kehidupan akuatik telah terjadi pada kondisi seperti ini. Di atas 6 mg/liter, keuntungan utama dari penambahan oksigen terlarut adalah sebagai cadangan atau penyangga untuk menghadapi “shock load ” buangan limbah yang membutuhkan banyak oksigen . d . BOD BOD didefinisikan sebagai jumlah oksigen ( mg/ l ) yang diperlukan oleh bakteri untuk mendekomposisikan bahan organik ( hingga stabil ) pada kondisi aerobik . Kondisi uji yang tipikal adalah inkubasi lima hari pada suhu 20 0C . Karena BOD merupakan ukuran tidak langsung dari jumlah bahan organik yang dapat didekomposisi secara biologis , maka ini dapat menjadi indikator jumlah oksigen terlarut yang akan digunakan ( hilang dari air ) selama asimilasi biologis polutan organik secara alamiah . Uji BOD merupakan salah satu uji yang lazim digunakan dalam evaluasi kualitas air . e . Suspended Solid Suspended Solid ( SS ) adalah padatan yang terkandung dalam air dan bukan merupakan larutan , bahan ini dibedakan dari padatan terlarut dengan jalan uji filtrasi laboratorium . Satuannya adalah mg/l . SS terdiri atas komponen settleable , floating dan non -soluble ( suspensi koloidal ) . SS lazimnya mengandung senyawa organik dan anorganik . Satu ciri dari SS adalah berkaitan dengan karakteristik turbiditas. SS sangat penting karena pengaruhnya terhadap kualitas estetika, filtrasi ( penjernihan ) dan desinfeksi ; dan potensial dampaknya terhadap ekosistem akuatik . Pada umumnya air yang mengandung banyak SS kurang bagus ditinjau dari sudut pandang estetika, lebih sulit dan mahal untuk menjernihkannya , dan memerlukan lebih banyak bahan kimia untuk dis - infeksinya . SS yang berlebihan dapat membahayakan ikan dan jasad akuatik lainnya melalui penyelimutan insang , reduksi radiasi matahari , dan selanjutnya akan berpengaruh pada rantai makanan alami. Konsentrasi SS ( mg/ l ) Kategori Kualitas Lingkungan 4 Ekselen 10 Baik 15 Cukupan 20 Jelek 35 Sangat jelek f . Nitrogen Nitrogen merupakan unsur hara esensial yang diperlukan untuk melestarikan kehidupan akuatik. Biasanya diukur dengan satuan mg/ liter. Secara spesifik , nitrogen anorganik dalam bentuk nitrat dan amonia tersedia untuk masuk ke dalam siklus rantai makanan akuatik. Nitrogen organik menjadi tersedia setelah mengalami konversi menjadi bentuk anorganik oleh aktivitas bakteri. Limbah industri , limbah domestik dan residu pupuk dalam air limpasan dari lahan pertanian merupakan sumber utama nitrogen anorganik dalam perairan . g . Senyawa Toksik Berbagai macam senyawa toksik berada dalam lingkungan akuatik. Limbah yang mengandung logam berat ( Hg , Cu , Ag , Pb, Ni, Co , As, Cd , Cr, dan lainnya) sendiri - sendiri atau campurannya hingga konsentrasi tertentu dapat bersifat toksik bagi manusia dan organisme lain , sehingga mempunyai dampak yang serius terhadap ekosistem . Senyawa toksik lainnya termasuk pestisida , senyawa ammonia, sianida , sulfida, fluorida , dan senyawa- senyawa khlor organik . Uji bio - essay dapat digunakan untuk menyatakan konsentrasi dalam mg/l pada saat mana senyawa toksik tidak menyebabkan gangguan pada organisme uji. Akan tetapi, efek jangka panjang dari senyawa toksik mungkin menimbulkan gangguan yang lebih berbahaya , seperti pengkerdilan pertumbuhan, penurunan fertilitas , penyimpangan fisiologis, dan pola perilaku aneh ; dan ini semua dapat menyebabkan gangguan yang lebih berbahayadibandingkan dengan sekedar ekeberadaan spesies . Demikian juga , magnifikasi biologis dan penyimpanan residu bahan pencemar yang toksik dalam kehidupan dapat mengakibatkan dampak serius . Karena alasan ini, senyawa toksik dapat dideteksi dalam perairan alami dengan metode canggih berupa analisis kualitas air . Dan ini dapat mengakibatkan air tidak layak bagi perbanyakan kehidupan manusia dan organisme akuatik . h . Zat Organik 1 . Alam : Tumbuh – tumbuhan, sellolusa , gula dan pati 2 . sintesis : proses industri 3 . fermentasi : alcohol dan asam i . CO 2 Agresif Co 2 yang terdapat di air berasal dari udara dan hasil penguraian zat organik . Menurut bentuknya CO 2 dibedakan dalam : CO 2 bebas : banyaknya CO 2 dalam air CO 2 kesetimbangan : CO 2 yang dalam air setimbang dengan HCO3 CO 2 agresif : CO 2 yang dapat masuk bangunan , perpipaan dalam distribusi air. j . Kesadahan Total Kesadahan adalah sifat air yang disebabkan oleh air karena adanya ion - ion ( kation ) logam valensi. Kesadahan Total kesadahan yang disebabkan adanya ion Ca2 + dan Mg2 + secara bersama sama . k . Kalsium Fungsi kalsium pada air bersih dalam batas tertentu dapat berfungsi sebagai penunjang pertumbuhan tulang dan gigi . l . Besi dan Mangan Besi adalah logam yang menghambat proses disinfeksi. Mangan dan besi yang berlebihan menyebabkan warna air menjadi keruh. m . Tembaga ( Cu ) Kadar Cu yang berlebihan akan menyebabkan rasa tidak enak pada lidah dan dapat menimbulkan kerusakan pada hati . n . Seng ( Zn ) Kelebihan kadar Zn dalam air minum menyebabkan rasa pahit . o . Chlorida ( Cl ) Kadar Cl yang berlebihan akan menyebabkan rasa asin dan korosif pada logam. p . Flourida ( F ) kelebihan kadar flourida pada air akan menyebakan kerusakan pada gigi ( carries gigi ) . q . Nitrit kekurangan Nitritdapat menyebabkan methamoglobinemia terutama pada bayi. Bahan -bahan atau zat kimia yang terdapat dalam air yang IDEAL antara lain sebagai berikut : ——————————————————— ——— - Jenis Bahan Kadar yang Dibenarkan ( mg /liter ) ——————————————————— ——— - Fluor ( F ) 1 -1 , 5 Chlor ( Cl ) 250 Arsen ( As) 0 , 05 Tembaga ( Cu ) 1 , 0 Besi ( Fe) 0 , 3 Zat organik 10 Ph ( keasaman ) 6 , 5 -9 ,0 CO 2 0 ——————————————————— ——— - Syarat Bakteriologis atau Mikrobiologis Air untuk keperluan minum yang sehat harus bebas dari segala bakteri, terutama bakteri patogen . Cara untuk mengetahui apakah air minum terkontaminasi oleh bakteri patogen adalah dengan memeriksa sampel ( contoh ) air tersebut . Dan bila dari pemeriksaan 100 cc air terdapat kurang dari 4 bakteri E. coli maka air tersebut sudah memenuhi syarat kesehatan . Air dapat berfungsi sebagai kendaraan untuk menyebarkan penyakit . Adanya organisme coliform dalam air dianggap sebagai bukti kontaminasi karena organisme ini asal -usulnya dari dalam saluran pencernaan manusia atau hewan berdarah panas lainnya. Perlunya uji coliform terhadap suplai air menjadi semakin kurang penting karena teknologi pengolahan air bersih semakin efektif mampu melenyapkan bakteri penyebab penyakit melalui perlakuan desinfeksi . Akan tetapi, uji coliform terus menjadi tetap penting karena pemanfaatan air untuk jasa rekreasional melibatkan aktivitas body -contact , dan karena implikasi bahwa penyakit virus dapat ditularkan melalui kontaminasi tinja dalam suplai air. Jalur tidak langsung seperti kontaminasi bahan makanan dengan air irigasi yang tercemar tinja , dan akumulasi kontaminan oleh oyster, clams, dan bangsa siput dari perairan pantai yang tercemar tinja , terus menjadi masalah yang menarik perhatian . Syarat Radiologis Air minum tidak boleh mengandung zat yang menghasilakan bahan bahan yang mengandung radioakti , seperti sinar alfa , beta dan gamma . Parameter Air Bersih secara Radiologi : 1 . Konduktivitas atau daya hantar ( panas ) 2 . Pesistivitas 3 . PTT atau TDS ( Kemampuan air bersih untuk menghantarkan arus listrik ) B . Persyaratan Kuantitatif Persyaratan kuantitatif dalam penyediaan air bersih adalah ditinjau dari banyaknya air baku yang tersedia . Artinya , air tersebut bernilai guna demi pemenuhan pemakainya . Dalam hal ini, jumlah air yang dibutuhkan sanagt tergantung pada tingkat kemajuan teknologi dan social ekonomi masyarakat setempat . Sebagai contoh Negara negara yang telah maju memerlukan air bersih yang lebih banyak dibandingkan dengan masyarakat di Negara Negara berkembang . C . Persyaratan Kontinuitas Persyaratan kontinuitas ini sangat erat hubungannya dengan kuantitas air yang tersedia yaitu air baku yang ada di alam. Arti kontinuitas disini adalah bahwa air baku untuk air bersih tersebut dapat diambil terus menerus dengan fluktuasi debit yang relative tetap , baik pada saat musim kemarau maupun musim hujan. III . AIR MINUM Persyaratan Air Minum : 1 . Pesyaratan Fisik Air yang berkualitas baik harus memenuhi persyaratan fisik yaitu jernih , tidak berwarna , rasanya tawar , tidak berbau , temperaturnya normal dan tidak mengandung zat padatan . Air yang tidak jernih ( keruh ) disebabkan oleh adanya butiran- butiran koloid dari bahan tanah liat . Semakin banyak kandungan koloid maka air semakin keruh . Air yang berwarna berarti mengandung bahan- bahan lain yang berbahaya bagi kesehatan . Secara fisika air bisa dirasakan oleh lidah. Air yang terasa asam , manis , pahit , atau asin menunjukkan bahwa kualitas air tersebut tidak baik . Rasa asin disebabkan adanya garam -garam tertentu yang larut dalam air . Sedangkan rasa asam diakibatkan adanya asam organik maupun asam anorganik . Air yang baik memiliki ciri tidak berbau bila dicium dari jauh maupun dari dekat. Air yang berbau busuk mengandung bahan-bahan organik yang sedang mengalami penguraian oleh mikroorganisme air . Air yang baik harus memiliki temperatur sama dengan temperatur udara ( 20 – 26 OC ) . Air yang secara mencolok mempunyai temperatur diatas atau dibawah temperatur udara berarti mengandung zat -zat tertentu, atau sedang terjadi proses tertentu yang mengeluarkan atau menyerap energi dalam air. Air minum yang baik tidak boleh mengandung zat padatan yang terapung di dalam air. Walaupun jernih, tetapi bila air mengandung padatan yang terapung maka tidak baik digunakan sebagai air minum. Apabila air di didihkan maka zat padat tersebut dapat larut sehingga menurunkan kualitas air minum. · 2 . Persyaratan Kimia Kualitas air tergolong baik bila memenuhi persyaratan kimia seperti berikut: a . PH Netral Derajat keasaman air minum harus netral , tidak boleh bersifat asam maupun basa. Air yang mempunyai PH rendah akan terasa asam. Air murni mempunyai PH 7 , apabila PH air dibawah 7 berarti bersifat asam, sedangkan bila PH nya diatas 7 bersifat basa. b . Tidak mengandung bahan kimia beracun Air yang berkualitas baik tidak mengandung bahan kimia beracun seperti sianida sulfida, fenolik . c . Tidak mengandung garam atau ion -ion logam Air yang berkualitas baik tidak mengandung garam atau ion logam seperti Fe, Mg, Ca , K, Hg , Zn, Mn, Cl , Cr, dan lain- lain. d . Kesadahan rendah Tingginya kesadahan berhubungan dengan garam - garam yang terlarut di dalam air terutama Ca dan Mg . e . Tidak mengandung bahan organik Kandungan bahan organik dalam air dapat terurai menjadi zat - zat yang berbahaya bagi kesehatan. 3 . Persyaratan Mikrobiologi Persayaratan mikrobiologis yang harus dipenuhi oleh air adalah sebagai berikut: a . Tidak mengandung bakteri patogen , misalnya bakteri golongan coli, salmorellatyphi , vibrio chlotera , dan lain- lain. Kuman-kuman ini mudah tersebar melalui air ( transmetted by water ) . b . Tidak mengandung bakteri nonpatogen , seperti attinomycetes , phytoplankton, coliform , cladotera, dan lain -lain . Penilaian Kualitas Air Sifat fisik air dapat dianalisa secara visual dengan panca indra , misalnya keruh atau berwarna dapat langsung dilihat , bau dapat dengan hidung , rasa asam dengan lidah. Penelitian tersebut tentu saja bersifat kualitatif, misalnya bila tercium bau yang berbeda maka rasa air pun berbeda atau bila air berwarna merah maka bau yang akan tercium sudah dapat ditebak pula . Cara ini dapat digunakan menganalisa air secara sederhana karena sifat- sifat air saling berkaitan . Derajat bau air dapat ditentukan dengan cara pengenceran . Misalnya air bau kemudia diencerkan dua kali menjadi tidak bau , berarti derajat bau air itu rendah, sebaliknya jika diencerkan berulang kali , tetapi masih saja tetap bau berarti derajat baunya tinggi. Analisis kualitas air dapat dilakukan di laboratorium ataupun secara sederhana . Pemeriksaan di laboratorium akan menghasilkan data yang lengkap dan bersifat kuantitatif , sedangkan pemeriksaan sederhana hanya bersifat kualitatif . Pemeriksaan sederhana mempunyai keuntungan karena murah dan mudah sehingga setiap orang dapat melakukannya tanpa memerlukan bahan dan peralatan yang mahal. Di laboratorium , kualitas air diperiksa sifat fisik dan kimia , secara fisik diperiksa derajat kekeruhan , daya hantar listrik , derajat warna, dan derajat bau . Indikator kimia meliputi pengukuran PH , kesadahan , dan kandungan bahan-bahan lainnya yang terlarut . Tabel Air Baku Layak Konsumsi ( air minum) Sesuai dengan Peraturan Mentri Kesehatan Indonesia Sesuai peraturan Menteri Kesehatan No . 416 / MenKes /Per/IX yang dapat disebut sebagai Air Minum adalah air yang kualitasnya memenuhi syarat kesehatan dan dapat langsung di minum. Kualitas air harus memenuhi syarat kesehatan yang meliputi persyaratan mikrobiologi , fisika , kimia dan radioaktif. Parameter -parameter yang sering diuji dan kandungan maksimum yang diizinkan dapat dilihat pada tabel berikut ini : No . Parameter Satuan Maksimum A . FISIKA 01 . Bau - Tidak berbau 02 . TDS ( Total Zat Padat Terlarut ) mg /l 1000 03 . Kekeruhan Skala NTU 5 04 . Rasa - Tidak Berasa 05 . Warna Skala TCU 15 B . KIMIA a . Kimia Anorganik 01 . Air Raksa ( Hg ) mg /l 0 . 001 02 . Aluminium ( Al ) mg /l 0 . 2 03 . Arsen ( As) mg /l 0 . 05 04 . Besi ( Fe) mg /l 0 . 3 05 . Kesadahan ( CaCO3 ) mg /l 500 06 . Klorida mg /l 250 07 . Mangan ( Ma) mg /l 0 . 1 08 . Nitrat sebagai N ( NO3 ) mg /l 10 09 . Nitrit sebagai N ( NO2 ) mg /l 1 . 0 10 . PH - 6 . 5 s /d 8 . 5 11 . Sianida ( Si ) mg /l 0 . 1 12 . Sulfat ( SO 4 ) mg /l 400 13 . Tembaga ( Cu ) mg /l 1 . 0 14 . Timbal ( Pb) mg /l 0 . 05 b . Kimia Organik 01 . Benzene mg /l 0 . 01 02 . Chloroform mg /l 0 . 03 03 . DDT mg /l 0 . 03 04 . Detergen mg /l 0 . 05 05 . Pestisida Total mg /l 0 . 10 06 . Zat Organik ( KMnO4 ) mg /l 10 C . MIKROBIOLOGI 01 . E -Coli koloni /100 ml 0 02 . Total Koliform koloni /100 ml 0 D . RADIOAKTIF 01 . Gross Alpha Activity Bq /l 0 . 1 02 . Gross Beta Activity Bq /l 1 . 0 Keterangan : mg = miligram , ml = mililiter , l = liter , Bq = Bequerel , NTU = Nephelometrik Turbidity Units , TCU = True Colour Units Setiap negara mempunyai syarat kesehatan yang berbeda ,tetapi pada umumnya parameter yang diterapkan hampir sama. Indonesia termasuk salah satu negara yang tidak terlalu ketat bila dibandingkan dengan negara- negara maju seperti Amerika Serikat, Jepang dan Singapura. Sesuai Dengan Departemen Kesehatan 1 . PH : 6, 5 – 8, 5 2 . TDS : 1000 mg/ L 3 . Kekeruhan : 5 ( Skala NTU ) 4 . Warna : 15 ( Skala TCU ) 5 . Koliform Tinja : 0 / per 100 ml 6 . Total Koliform : 5 – 10 / per 100 ml 7 . Kesadahan ( CaCO3 ) : 500 mg/L 8 . Besi : 0 , 3 mg/L 9 . Mangan ( Mn2 + ) : 0 , 1 mg/L 10 . Almunium : 0 , 2 mg/L 11 . Klorida : 250 mg/L 12 . Sulfat : 250 mg/L 12 . Nitrat ( NO 3) : 50 mg /L 13 . Nitrit ( NO 2- ) : 3 mg/ L 14 . Zat Organik ( KMnO4 ) : 10 mg/ L IV . SISTEM PENYEDIAAN AIR BERSIH Sumber -Sumber Air Minum Pada prinsipnya semua air dapat diproses menjadi air minum. Sumber -sumber air ini, sebagai berikut : 1 . Air Hujan Air hujan dapat ditampung kemudian dijadikan air minum. Tetapi air hujan ini tidak mengandung kalsium . Oleh karena itu agar dapat dijadikan air minum yang sehat perlu ditambahkan kalsium didalamnya. 2 . Air Sungai dan Danau Menurut asalnya sebagian dari air sungai dan air danau ini juga dari air hujan yang mengalir melalui saluran - saluran ke dalam sungai atau danau ini. Kedua sumber air ini sering juga disebut air permukaan . Oleh karena air sungai dan danau ini sudah terkontaminasi atau tercemar oleh berbagai macam kotoran maka bila akan dijadikan air minum harus diolah terlebih dahulu . 3 . Mata Air Air yang keluar dari mata air ini berasal dari air tanah yang muncul secara alamiah. Oleh karena itu air dari mata air ini bila belum tercemar oleh kotoran sudah dapat dijadikan air minum langsung . Tetapi karena kita belum yakin apakah betul belum tercemar maka alangkah baiknya air tersebut direbus dahulu sebelum diminum. 4 . Air Sumur Dangkal Air ini keluar dari dalam tanah maka juga disebut air tanah . Air berasal dari lapisan air didalam tanah yang dangkal. Dalamnya lapisan air ini dari permukaan tanah dari tempat yang satu ke yang lain berbeda -beda. Biasanya berkisar antara 5 sampai dengan 15 meter dari permukaan tanah. Air sumur pompa dangkal ini belum begitu sehat karena kontaminasi kotoran dari permukaan tanah masih ada . Oleh karena itu perlu direbus dahulu sebelum diminum. 5 . Air Sumur Dalam Air ini berasal dari lapisan air kedua didalam tanah . Dalamnya dari permukaan tanah biasanya diatas 15 meter . Oleh karena itu sebagaian besar air sumur dalam ini sudah cukup sehat untuk dijadikan air minum yang langsung ( tanpa melalui proses pengolahan) . Pengolahan Air Minum Secara Sederhana Seperti telah disebutkan didalam uraian terdahulu bahwa air minum yang sehat harus memenuhi persyaratan - persyaratan tertentu. Sumber- sumber air minum pada umumnya dan di daerah pedesaan khususnya tidak terlindung ( protected) sehingga air tersebut tidak atau kurang memenuhi persyaratan kesehatan. Untuk itu perlu pengolahan terlebih dahulu . Ada beberapa cara pengolahan air minum antara lain sebagai berikut : 1 . Pengolahan Secara Alamiah Pengolahan ini dilakukan dalam bentuk penyimpanan ( storage ) dari air yang diperoleh dari berbagai macam sumber , seperti air danau, air kali , air sumur dan sebagainya . Didalam penyimpanan ini air dibiarkan untuk beberapa jam di tempatnya . Kemudian akan terjadi koagulasi dari zat -zat yang terdapat didalam air dan akhirnya terbentuk endapan . Air akan menjadi jernih karena partikel - partikel yang ada dalam air akan ikut mengendap . 2 . Pengolahan Air dengan Menyaring Penyaringan air secara sederhana dapat dilakukan dengan kerikil, ijuk dan pasir . Lebih lanjut akan diuraikan kemudian . Penyaringan pasir dengan teknologi tinggi dilakukan oleh PAM ( Perusahaan Air Minum) yang hasilnya dapat dikonsumsi umum. 3 . Pengolahan Air dengan Menambahkan Zat Kimia Zat kimia yang digunakan dapat berupa 2 macam yakni zat kimia yang berfungsi untuk koagulasi dan akhirnya mempercepat pengendapan ( misalnya tawas ) . Zat kimia yang kedua adalah berfungsi untuk menyucihamakan ( membunuh bibit penyakit yang ada didalam air , misalnya chlor) . 4 . Pengolahan Air dengan Mengalirkan Udara Tujuan utamanya adalah untuk menghilangkan rasa serta bau yang tidak enak, menghilangkan gas -gas yang tak diperlukan , misalnya CO 2 dan juga menaikkan derajat keasaman air. 5 . Pengolahan Air dengan Memanaskan Sampai Mendidih Tujuannya untuk membunuh kuman -kuman yang terdapat pada air. Pengolahan semacam ini lebih tepat hanya untuk konsumsi kecil misalnya untuk kebutuhan rumah tangga. Dilihat dari konsumennya, pengolahan air pada prinsipnya dapat digolongkan menjadi 2 yakni : Pengolahan Air Minum untuk Umum 1 . Penampungan Air Hujan Air hujan dapat ditampung didalam suatu dam ( danau buatan) yang dibangun berdasarkan partisipasi masyarakat setempat. Semua air hujan dialirkan ke danau tersebut melalui alur- alur air . Kemudian disekitar danau tersebut dibuat sumur pompa atau sumur gali untuk umum. Air hujan juga dapat ditampung dengan bak -bak ferosemen dan disekitarnya dibangun atap -atap untuk mengumpulkan air hujan. Di sekitar bak tersebut dibuat saluran -saluran keluar untuk pengambilan air untuk umum. Air hujan baik yang berasal dari sumur ( danau) dan bak penampungan tersebut secara bakteriologik belum terjamin untuk itu maka kewajiban keluarga-keluarga untuk memasaknya sendiri misalnya dengan merebus air tersebut . 2 . Pengolahan Air Sungai Air sungai dialirkan ke dalam suatu bak penampung I melalui saringan kasar yang dapat memisahkan benda -benda padat dalam partikel besar . Bak penampung I tadi diberi saringan yang terdiri dari ijuk , pasir, kerikil dan sebagainya . Kemudian air dialirkan ke bak penampung II . Disini dibubuhkan tawas dan chlor . Dari sini baru dialirkan ke penduduk atau diambil penduduk sendiri langsung ke tempat itu. Agar bebas dari bakteri bila air akan diminum masih memerlukan direbus terlebih dahulu . 3 . Pengolahan Mata Air Mata air yang secara alamiah timbul di desa-desa perlu dikelola dengan melindungi sumber mata air tersebut agar tidak tercemar oleh kotoran . Dari sini air tersebut dapat dialirkan ke rumah -rumah penduduk melalui pipa -pipa bambu atau penduduk dapat langsung mengambilnya sendiri ke sumber yang sudah terlindungi tersebut . Pengolahan Air Untuk Rumah Tangga 1 . Air Sumur Air sumur pompa terutama air sumur pompa dalam sudah cukup memenuhi persyaratan kesehatan . Tetapi sumur pompa ini di daerah pedesaan masih mahal, disamping itu teknologi masih dianggap tinggi untuk masyarakat pedesaan . Yang lebih umum di daerah pedesaan adalah sumur gali . Agar air sumur pompa gali ini tidak tercemar oleh kotoran di sekitarnya , perlu adanya syarat-syarat sebagai berikut : - Harus ada bibir sumur agar bila musim hujan tiba , air tanah tidak akan masuk ke dalamnya . - Pada bagian atas kurang lebih 3 m dari permukaan tanah harus ditembok, agar air dari atas tidak dapat mengotori air sumur . - Perlu diberi lapisan kerikil di bagian bawah sumur tersebut untuk mengurangi kekeruhan . Sebagai pengganti kerikil, ke dalam sumur ini dapat dimasukkan suatu zat yang dapat membentuk endapan , misalnya aluminium sulfat ( tawas) . Membersihkan air sumur yang keruh ini dapat dilakukan dengan menyaringnya dengan saringan yang dapat dibuat sendiri dari kaleng bekas . 2 . Air Hujan Kebutuhan rumah tangga akan air dapat pula dilakukan melalui penampungan air hujan. Tiap - tiap keluarga dapat melakukan penampungan air hujan dari atapnya masing- masing melalui aliran talang . Pada musim hujan hal ini tidak menjadi masalah tetapi pada musim kemarau mungkin menjadi masalah. Untuk mengatasi keluarga memerlukan tempat penampungan air hujan yang lebih besar agar mempunyai tandon ( storage ) untuk musim kemarau . V . BANGUNAN PENGOLAHAN AIR MINUM 1 . INTAKE Intake adalah bangunan pengambilan air baku untuk penyediaan air bersih dengan cara penangkapan air . Kapasitas intake di sesuaikan dengan debit yang diperlukan untuk pengolahan . Fungsi utama bangunan intake adalah untuk menangkap air dari sumber air untuk diolah dalam istalasi pengolahan air bersih Air baku dari air permukaan A . River Intake River intake adaah bengunan yang berfungsi sebagai penyadapan air baku yang berasal dari sungai atau danau. B . Direct Intake Direct intake hanya digunakan apabila muka-muka air baku sangat dalam. Tipe direct intake ini dapat digunakan dalam kondisi : - Sumber air yang dalam : sungai luas dan dalam , danau dan laut - Tanggul sangat resisten terhadap erosi dan sidimentasi C . Canal Intake Canal intake dipergunakan apabila air baku disadap dari kanal . Suatu bak memiliki bukaan dibangun pada satu sisi dari tanggul kanal , yang dilengkapi saringan kasar . Dari bak air dialirkan melalui pipa yang memiliki ujung berbentuk bell mouth yang tertutup saringan berbentuk parabola . D . Reservior Intake ( Dam / Bendungan ) Reservoir intake digunakan untuk air baku yang diambil dari danau, baik yang alamiah maupun buatan ( beton ) . Bangunan ini dilengkapi dengan beberapa inlet dengan ketinggian yang bervariasi untuk mengatasi fluktuasi muka air. Dapat juga dibuat menara intake yang terpisah dengan Dam pada bagian upstream . Jika air di reservoir mengalir secara gravitasi ke pengolahanm , maka tidak diperlukan pemompaan dari menara. Air baku dari Mata Air A .Spring Intake ( bround captering ) Spring intake digunakan untuk air yang diambil dari amat air. Dalam pengumpulan mata air , hendaknya dijaga supaya kondisi tanah tidak terganggu .

standar Zat besi ( Fe ) dalam air

Mengatasi Zat Besi (Fe) Tinggi dalam Air
April 16, 2009 @ 7: 44
↓ Skip to comments

Air tanah dapat terkontaminasi dari beberapa sumber pencemar. Dua sumber utama kontaminasi air tanah ialah kebocoran bahan kimia organik dari penyimpanan bahan kimia dalam bunker yang disimpan dalam tanah, dan penampungan limbah industri yang ditampung dalam kolam besar diatas atau di dekat sumber air . Persyaratan bagi masing -masing standar kualitas air masih perlu ditentukan oleh 4 ( empat) aspek yaitu : persyaratan fisis, kimia , biologis , radiologis . Persyaratan fisis ditentukan oleh faktor -faktor kekeruhan , warna, bau maupun rasa . Persyaratan kimia ditentukan oleh konsentrasi bahan-bahan kimia seperti Arsen , Clhor , Tembaga , Cyanida, Besi dan sebagainya . Persyaratan biologis ditentukan baik oleh mikroorganisme yang pathogen , maupun yang non pathogen. Air sumur bor merupakan salah satu jalan yang ditempuh masyarakat untuk memenuhi kebutuhan air bersih, namun tingginya kadar ion Fe ( Fe2 + , Fe3 + ) yaitu 5 – 7 mg/l mengakibatkan harus dilakukan pengolahan terlebih dahulu sebelum dipergunakan , karena telah melebihi standar yang telah di tetapkan oleh Departemen kesehatan di dalam Permenkes No . 416 /Per /Menkes/ IX / 1990 tentang air bersih yaitu sebesar 1 , 0 mg/l . Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menurunkan kadar besi ( Fe2+ ,Fe3 + ) dalam air adalah dengan cara aerasi. Teknologi ini juga dapat kombinasikan dengan sedimentasi dan filtrasi . Besi adalah salah satu elemen yang dapat ditemui hampir pada setiap tempat di bumi , pada semua lapisan geologis dan semua badan air . Pada umumnya besi yang ada di dalam air dapat bersifat terlarut sebagai Fe 2+ atau Fe3 + . Kandungan ion Fe ( Fe2 + , Fe3 + ) pada air sumur bor berkisar antara 5 – 7 mg /L. Tingginya kandungan Fe ( Fe2 + , Fe3 + ) ini berhubungan dengan keadaan struktur tanah . Struktur tanah dibagian atas merupakan tanah gambut , selanjutnya berupa lempung gambut dan bagian dalam merupakan campuran lempung gambut dengan sedikit pasir . Besi dalam air berbentuk ion bervalensi dua ( Fe2+ ) dan bervalensi tiga ( Fe3 + ) . Dalam bentuk ikatan dapat berupa Fe2 O3 , Fe( OH) 2 , Fe( OH ) 3 atau FeSO 4 tergantung dari unsur lain yang mengikatnya . Dinyatakan pula bahwa besi dalam air adalah bersumber dari dalam tanah sendiri di sampng dapat pula berasal dari sumber lain, diantaranya dari larutnya pipa besi , reservoir air dari besi atau endapan – endapan buangan industri . Adapun besi terlarut yang berasal dari pipa atau tangki – tangki besi adalah akibat dari beberapa kodisi , di antaranya : 1 ) Akibat pengaruh pH yang rendah ( bersifat asam) , dapat melarutkan logam besi . 2 ) Pengaruh akibat adanya CO 2 agresif yang menyebabkan larutnya logam besi . 3 ) Pengaruh banyaknya O2 yang terlarut dalam air yang dapat pula . 4 ) Pengaruh tingginya temperature air akan melarutkan besi-besi dalam air . 5 ) Kuatnya daya hantar listrik akan melarutkan besi . 6 ) Adanya bakteri besi dalam air akan memakan besi . Besi terlarut dalam air dapat berbentuk kation ferro ( Fe2 + ) atau kation ferri ( Fe3 + ) . Hal ini tergantung kondisi pH dan oksigen terlarut dalam air . Besi terlarut dapat berbentuk senyawa tersuspensi, sebagai butir koloidal seperti Fe ( OH) 3 , FeO, Fe2O3 dan lain- Iain . Konsentrasi besi terlarut yang masih diperbolehkan dalam air bersih adalah sampai dengan 0, 1 mg/ l . Apabila kosentrasi besi terlarut dalam air melebihi batas tersebut akan menyebabkan berbagai masalah , diantaranya : 1 . Gangguan teknis Endapan Fe ( OH ) bersifat korosif terhadap pipa dan akan mengendap pada saluran pipa , sehingga mengakibatkan pembuntuan dan efek- efek yang dapat merugikan seperti Mengotori bak yang terbuat dari seng. Mengotori wastafel dan kloset . 2 . Gangguan fisik Gangguan fisik yang ditimbulkan oleh adanya besi terlarut dalam air adalah timbulnya warna, bau , rasa . Air akan terasa tidak enak bila konsentrasi besi terfarutnya > 1 , 0 mg/l . 3 . Gangguan kesehatan Senyawa besi dalam jumlah kecil di dalam tubuh manusia berfungsi sebagai pembentuk sel- sel darah merah , dimana tubuh memerlukan 7 -35 mg/ hari yang sebagian diperoleh dari air . Tetapi zat Fe yang melebihi dosis yang diperlukan oleh tubuh dapat menimbulkan masalah kesehatan . Hal ini dikarenakan tubuh manusia tidak dapat mengsekresi Fe, sehingga bagi mereka yang sering mendapat tranfusi darah warna kulitnya menjadi hitam karena akumulasi Fe. Air minum yang mengandung besi cenderung menimbulkan rasa mual apabila dikonsumsi . Selain itu dalam dosis besar dapat merusak dinding usus. Kematian sering kali disebabkan oleh rusaknya dinding usus ini. Kadar Fe yang lebih dari 1 mg /l akan menyebabkan terjadinya iritasi pada mata dan kulit . Apabila kelarutan besi dalam air melebihi 10 mg /l akan menyebabkan air berbau seperti telur busuk . Pada Hemokromatesis primer besi yang diserap dan disimpan dalam jumlah yang berlebihan di dalam tubuh. Feritin berada dalam keadaan jenuh akan besi sehingga kelebihan mineral ini akan disimpan dalam bentuk kompleks dengan mineral lain yaitu hemosiderin. Akibatnya terjadilah sirosis hati dan kerusakan pankreas sehingga menimbulkan diabetes. Hemokromatis sekunder terjadi karena transfusi yang berulang -ulang. Dalam keadaan ini besi masuk ke dalam tubuh sebagai hemoglobin dari darah yang ditransfusikan dan kelebihan besi ini tidek disekresikan. Hal -Hal yang Mempengaruhi Kelarutan Fe dalam Air : 1 . Kedalaman Air hujan yang turun jatuh ke tanah dan mengalami infiltrasi masuk ke dalam tanah yang mengandung FeO akan bereaksi dengan H2 O dan CO 2 dalam tanah dan membentuk Fe ( HCO3 ) 2 dimana semakin dalam air yang meresap ke dalam tanah semakin tinggi juga kelarutan besi karbonat dalam air tersebut . 2 . pH pH air akan terpengaruh terhadap kesadahan kadar besi dalam air , apabila pH air rendah akan berakibat terjadinya proses korosif sehingga menyebabkan larutnya besi dan logam lainnya dalam air, pH yang rendah kurang dari 7 dapat melarutkan logam. Dalam keadaan pH rendah, besi yang ada dalam air berbentuk ferro dan ferri , dimana bentuk .ferri akan mengendap dan tidak larut dalam air serta tidak dapat dilihat dengan mata sehingga mengakibatkan air menjadi berwarna , berbau dan berasa. 3 . Suhu Suhu adalah temperatur udara. Temperatur yang tinggi menyebabkan menurunnya kadar O2 dalam air , kenaikan temperatur air juga dapat mengguraikan derajat kelarutan mineral sehingga kelarutan Fe pada air tinggi. 4 . Bakteri besi Bakteri besi ( Crenothrix , Lepothrix, Galleanella, Sinderocapsa dan Sphoerothylus ) adalah bakteri yang dapat mengambil unsur ber dari sekeliling lingkungan hidupnya sehingga mengakibatkan turunnya kandungan besi dalam air, dalam aktifitasnya bakteri besi memerlukan oksigen dan besi sehingga bahan makanan dari bakteri besi tersebut . Hasil aktifitas bakteri besi tersebut menghasilkan presipitat ( oksida besi) yang akan menyebabkan warna pada pakaian dan bangunan . Bakteri besi merupakan bakteri yang hidup dalam keadaan anaerob dan banyak terdapat dalam air yang mengandung mineral . Pertumbuhan bakteri akan menjadi lebih sempurna apabila air banyak mengandung CO 2 dengan kadar yang cukup tinggi. 5 . CO 2 agresif Karbondioksida ( CO 2 ) merupakan salah satu gas yang terdapat dalam air. Berdasarkan bentuk dari gas Karbondioksida ( CO 2 ) di dalam air, CO 2 dibedakan menjadi : CO 2 bebas yaitu CO 2 yang larut dalam air , CO 2 dalam kesetimbangan , CO 2 agresif. Dari ketiga bentuk Karbondioksida ( CO 2 ) yang terdapat dalam air, CO 2 agresif- lah yang paling berbahaya karena kadar CO 2 agresif lebih tinggi dan dapat menyebabkan terjadinya korosi sehingga berakibat kerusakan pada logam – logam dan beton. Menurut Powell CO 2 bebas yang asam akan merusak logam apabila CO 2 tersebut bereaksi dengan air. karena akan merusak logam. Reaksi ini dikenal sebagai teori asam, dengan reaksi sebagai berikut: 2 Fe + H2 CO 3 ………………. . > FeCO 3 + 2 H+ 2 FeCO 3 + 5 H2 O + 1 /2 O2 ……………… . .> 2 Fe ( OH) 2 + 2 H2 CO 3 Dalam reaksi di atas dapat dilihat bahwa asam karbonat tersebut secara terus -menerus akan merusak logam, karena selain membentuk FeCO 3 sebagai hasii reaksi antara Fe dan H2 CO 3 , selanjutnya FeCO 3 bereaksi dengan air dan gas oksigen ( O2 ) menghasilkan zat 2 FeOH dan 2 H2 CO 3 dimana H 2CO 3 tersebut akan menyerang logam kembali sehingga proses pengrusakan logam akan berjalan secara terus - menerus mengakibatkan kerusakan yang semakin lama semakin besar pada logam tersebut . Penyebab utama Tingginya Kadar besi dalam Air 1 . Rendahnya pH Air Nilai pH air normal yang tidak menyebabkan masalah adalah 7 . Air yang mempunyai pH 7 dapat melarutkan logam termasuk besi . 2 . Adanya Gas -gas Terlarut dalam Air . Yang dimaksud gas -gas tersebut adalah CO 2 dan H 2S . Beberapa gas terlarut dalam air terlarut tersebut akan bersifat korosif . 3 . Bakteri Secara biologis tingginya kadar besi terlarut dipengaruhi oleh bakteri besi yaitu bakteri yang dalam hidupnya membutuhkan makanan dengan mengoksidasi besi sehingga larut. Jenis ini adalah bakteri Crenotrik, Leptotrik, Callitonella , Siderocapsa dan Iain -Iain . Bakteri ini mempertahankan hidupnya membutuhkan oksigen dan besi. Metode Penurunan Kadar Besi ( Fe) 1 . Aerasi Ion Fe selalu di jumpai pada air alami dengan kadar oksigen yang rendah, seperti pada air tanah dan pada daerah danau yang tanpa udara Keberadaan ferri larutan dapat terbentuk dengan adanya pabrik tenun, kertas, dan proses industri . Fe dapat dihilangkan dari dalam air dengan melakukan oksidasi menjadi Fe ( OH) 3 yang tidak larut dalam air , kemudian di ikuti dengan pengendapan dan penyaringan. Proses oksidasi dilakukan dengan menggunakan udara biasa di sebut aerasi yaitu dengan cara memasukkan udara dalam air. 2 Sedimentasi Sedimentasi adalah proses pengendapan partikel - partikel padat yang tersuspensi dalam cairan/ zat cair karena pengaruh gravitasi ( gaya berat secara alami ) . Proses pengendapan dengan cara gravitasi untuk mengendapkan partikel -partikel tersuspensi yang lebih berat daripada air, ini yang sering dipergunakan dalam pengolahan air . Sedimentasi dapat berlangsung sempurna pada danau yang airnya diam atau suatu wadah air yang dibuat sedemikian rupa sehingga air di dalamya keadaan diam . Pada dasarnya proses tersebut tergantung pada pengaruh gaya gravitasi dari partikel tersuspensi dalam air . Sedimentasi dapat berlangsung pada setiap badan air . Biaya pengolahan air dengan proses sedimentasi relatif murah karena tidak membutuhkan peralatan mekanik maupun penambahan bahan kimia . Kegunaan sedimentasi untuk mereduksi bahan- bahan tersuspensi ( kekeruhan ) dari dalam air dan dapat juga berfungsi untuk mereduksi kandungan organisme ( patogen ) tertentu dalam air . Proses sedimentasi adalah proses pengendapan dimana masing -masing partikel tidak mengalami perubahan bentuk , ukuran, ataupun kerapatan selama proses pengendapan berlangsung. Partikel -partikel padat akan mengendap bila gaya gravitasi lebih besar dari pada kekentalan dan gaya kelembaban ( Enersia ) dalam cairan. 3 . Filtrasi Proses penyaringan merupakan bagian dari pengolahan air yang pada prinsipnya adalah untuk mengurangi bahan-bahan organik maupun bahan- bahan an organik yang berada dalam air. Penghilangan zat padat tersuspensi denggan penyaringan memiliki peranan penting , baik yang terjadi dalam pemurnian air tanah maupun dalam pemurnian buatan di dalam instalasi pengolahan air . Bahan yang dipakai sebagai media saringan adalah pasir yang mempunyai sifat penyaringan yang baik, keras dan dapat tahan lama dipakai bebas dari kotoran dan tidak larut dalam air. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penurunan kadar besi ( Fe2 + , Fe3 + ) pada air sumur bor dengan aerator . Sampel penelitian diambil dari 1 ( satu) sumur bor , kemudian dipompa dengan menggunakan pompa air langsung ke aerator . Perlakuan eksperimen ini adalah melakukan aerasi, sedimentasi dan filtrasi untuk menurunkan kadar Fe ( Fe2+ , Fe3+ ) dengan membandingkan kadar Fe ( Fe2+ , Fe3+ ) antara sebelum dan sesudah perlakuan . Selang waktu pengambilan masing- masing sampel adalah 80 menit , sehingga data terdiri dari 15 liter air sampel untuk pemeriksaan . Data kadar Fe ( Fe2 + , Fe3 + ) air sumur bor merupakan konsentrasi kadar Fe ( Fe2 + , Fe3 + ) terlarut yang terdapat dalam air sumur bor . Sebelum dilakukan pengukuran kadar Fe ( Fe2 + , Fe3 + ) dilakukan langkah- langkah yaitu, air dari Sumur bor di pompa langsung dengan menggunakan pompa air ke dalam bak penampungan sampai penuh. Kemudian membuka kran pada bak penampungan sehingga air mengalir ke cascade aerator. Setelah melewati cascade aerator air di endapkan dalam bak sedimentasi selama 60 menit setelah itu di alirkan ke bak filtrasi. Selanjutnya air disaring dengan menggunakan bak filtrasi. Air yang keluar diambil sebagai sampel untuk kemudian diperiksa . Proses penggolahan air dengan aerotor dilakukan selama lima hari di mana pada setiap harinya dilakukan pengolahan sebanyak tiga kali ( tiga sampel data ) . Setiap sekali pengolahan tersebut membutuhkan waktu sekitar tiga jam . Rata- rata kadar Fe di dalam air hasil pemompaan sebesar 5 , 906 mg/ lt dengan kadar tertinggi sebesar 7 , 153 mg/ lt dan terendah sebesar 5 ,004 mg /lt . Sedangkan rata -rata setelah diolah dengan aerator turun menjadi 0, 875 mg/lt dengan kadar tertinggi sebesar 2 , 245 mg /lt dan terendah 0 , 211 mg /lt . Sebelum uji T dilakukan terlebih dahulu dilakukan uji normalitas yaitu bertujuan untuk mengetahu apakah data berdistribusi normal atau tidak. Uji normalitas data dilakukan dengan uji Kolmogorov - Smirnov Test . Analisis data secara bivariat dilakukan untuk menguji hipotesis yaitu mengetahui perbedaan mean ( nilai rata- rata) kadar Fe awal dan akhir perlakuan . Penelitian ini menggunakan uji komparatif dengan uji statistik parametrik yaitu Paired Sampel Test . Hasil uji beda tersebut dapat disimak dalam tabel sebagai berikut: Nilai t hitung sebesar 77, 347 ( α = 0 . 000 ) jika di transformasikan dengan nilai t tabel sebesar 1, 761 ( df = 14 dan α = 0 , 05) mengindikasikan bahwa hipotesis nol ditolak dan menerima Hipotesis alternatif atau dapat diartikan bahwa ada perbedaan kelompok data pre-test dengan kelompok data post -test dan terbukti dengan taraf signifikasi 5% , sehingga disimpulkan bahwa ada penurunan kadar besi ( Fe2 + , Fe3 + ) pada air sumur bor dengan aerator . Unsur besi dalam jumlah sedikit diperlukan untuk memenuhi kebutuhan tubuh akan unsur tersebut . Unsur besi tersebut diperoleh diantaranya berasal dari air minum. Di dalam air minum, konsentrasi melebihi 2 Mg/liter dapat menimbulkan noda -noda pada peralatan dan bahan- bahan yang berwarna putih . Pada unsur ini dapat pula menimbulkan bau , warna , dan koloid pada air minum dan bahkan dapat menyebabkan rasa mual dan sakit perut . Kandungan Fe dapat ditemui pada hampir setiap lapisan geologis dan semua badan air 21) . Seperti zat -zat lainnya dalam air minum misalnya Ca , Mg, Mn , unsur Fe sebagian besar juga berasal dari kontaknya dengan tanah dan pembentukan batuan. Pada umumnya kandungan Fe berasal dari daerah di mana lapisan humusnya ( top soil) agak tebal . Kandungan besi dalam air minum dapat bersifat terlarut sebagai Fe2 + atau Fe3 + tersuspensi sebagai butir kolodial atau lebih besar seperti FeO, dan yang tergabung dengan zat organik / anorganik . Untuk menurunkan kandungan Fe tersebut , diantaranya dilakukan dengan aerasi. Aerasi adalah pengolahan air dengan cara mengontakkannya dengan udara. Tujuan aerasi yaitu untuk menambahkan jumlah oksigen dalam air , menurunkan jumlah CO , dan juga digunakan untuk pengolahan air yang mengandung Fe dan Mn terlalu tinggi. Cara aerasi ini biasanya dengan mengontakkan /menyebarkan air dengan udara di atas lempengan tipis , melalui tetesan air kecil ( waterfall aerator ) , atau dengan pencampur air dengan gelembung-gelembung udara . Dengan cara ini jumlah oksigen pada air bisa dinaikkan antara 60 – 80 %. Berfluktuasinya kandungan Fe air tanah pada pemompaan ini, tidak terlepas dari sifat siklus hidrogen air tanah . Air tanah merupakan salah satu sumber air yang tersimpan atau terperangkap di dalam lapisan batuan yang mengalami pengisian atau penambahan secara terus menerus oleh alam . Sehingga pada saat alam mengalami musim kemarau maka penambahan airya berkurang, karena daerah pengisian ( aquifer artesis ) tidak terjadi hujan, begitu juga kandungan Fe yang biasanya meresap ke dalam air tanah bersama air hujan yang menembus permukaan tanah yang lapisan humusnya ( gambut ) cukup tebal . Jika dilakukan pemompaan terus menerus maka secara alami kadar Fe akan mengalami penurunan, begitu juga jika pada musim hujan, maka kandungan Fe akan meningkat . Setelah dilakukan pengolahan dengan aerator cycling dan cascade ( tangga luncur) rata-rata penurunan kadar Fe masih relatif kecil dibandinakan dengan rata -rata kadar Fe dari sumber ke aerator cycling . Akan tetapi rata-rata penurunan kadar Fe, setelah melalui aerator cycling dan cascade kemudian dilakukan sedimentasi selama 45 menit, hasilnya cukup besar . Sedimentasi dengan waktu 45 sebenarnya belum optimal , karena partikel -partikel tersuspensi sebagai butir-butir koloidal FeO berubah menjadi sebelum mengalami pengendapan yang sempurna . Menurut Djasio Sanropie , waktu ( Detention Time ) pengendapan yang optimal biasanya diambil 3 jam ( 2 – 6 jam ) , mungkin dalam pengendapan kandungan Fe hasil aerasi ini cukup dilakukan 1 – 2 jam . Agar mendapatkan basil yang tepat disarankan untuk dilakukan penelitian lebih lanjut tentang detention time , untuk sedimentasi kadar Fe yang optimal pada air sumur bor . Secara statistik dengan menggunakan uji t dengan = 5 %, ditemukan adanya perbedaan yang signifikan ( bermakna) rata-rata penurunan kadar Fe antara sebelum dan sesudah pengolahan dengan aerator ( t hitung = 7 , 967 dan t tabel = 1 , 761 ) . Meskipun hasil rata-rata penurunan kadar Fe selama 5 hari masih tergolong tinggi yaitu 5 , 596 Mg /liter, sedang Permenkes : 416 / PERIX /1990, mensyaratkan kadar Fe pada air bersih 1 Ma/liter, dan air minum 0, 3 Ma /liter, akan tetapi rata-rata penurunan perharinya cenderung menurun dan hasil akhir pada hari ke empat sampai kelima , rata-rata penurunan kadar Fe di bawah standar yang ditetapkan Depkes RI ( 1990) yaitu 0 , 41 dan pada hari kelima 0, 22 Ma/ liter . Agar hasil pengolahan air tanah ( sumor bor ) dengan aerator ini optimal dan hasilnya sesuai dengan standar Depkes , disarankan yaitu ( 1 ) . Setiap tahap pengolahan dengan aerator dilakukan sedimentasi minimal selama 60 menit, ( 2 ) . Pemberian pemasangan tabung filter dengan activated carbon, untuk menghilangkan bau dan juga zat organik /anorganik lainnya , dan ( 3 ) . Setiap satu minggu sekali perlu dilakukan perawatan dengan pembersihan filter pasir pada bagian atas ± 10 cm , dan selanjutnya dikembalikan lagi pada tempatnya semula.

Monday, December 20, 2010

Seperti Apa Standar Air Bersih?

Seperti Apa Standar Air Bersih ?

Sumber: Berbagai Sumber
Topik : Kesehatan
Tags: Air Bersih ,

parameter air bersih , standar air Air jernih yang kita lihat sehari-hari, yang biasa kita minum, apakah sudah bener -benar sehat dan juga layak untuk kita konsumsi? Dari mana kita tahu air tersebut memang bersih.
Mengutip Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1405 /menkes/sk / xi/2002 tentang Persyaratan Kesehatan Lingkungan Kerja Perkantoran dan industri terdapat pengertian mengenai Air Bersih yaitu air yang dipergunakan untuk keperluan sehari-hari dan kualitasnya memenuhi persyaratan kesehatan air bersih sesuai dengan peraturan perundang- undangan yang berlaku dan dapat diminum apabila dimasak . Air bersih disini kita kategorikan hanya untuk yang layak dikonsumsi , bukan layak untuk digunakan sebagai penunjang aktifitas seperti untuk MCK . Karena standar air yang digunakan untuk konsumsi jelas lebih tinggi dari pada untuk keperluan selain dikonsumsi. Ada beberapa persyaratan yang perlu diketahui mengenai kualitas air tersebut baik secara fisik, kimia dan juga mikrobiologi .
1 . Syarat fisik, antara lain :
a . Air harus bersih dan tidak keruh
b . Tidak berwarna apapun
c . Tidak berasa apapun
d . Tidak berbau apaun
e . Suhu antara 10 -25 C ( sejuk )
f . Tidak meninggalkan endapan

2 . Syarat kimiawi , antara lain :
a . Tidak mengandung bahan kimiawi yang mengandung racun
b . Tidak mengandung zat -zat kimiawi yang berlebihan
c. Cukup yodium
d . pH air antara 6 , 5 – 9 , 2 3 .

3 .Syarat mikrobiologi , antara lain :
Tidak mengandung kuman - kuman penyakit seperti disentri , tipus, kolera, dan bakteri patogen penyebab penyakit . Seperti kita ketahui jika standar mutu air sudah diatas standar atau sesuai dengan standar tersebut maka yang terjadi adalah akan menentukan besar kecilnya investasi dalam pengadaan air bersih tersebut , baik instalasi penjernihan air dan biaya operasi serta pemeliharaannya . Sehingga semakin jelek kualitas air semakin berat beban masyarakat untuk membayar harga jual air bersih. Dalam penyediaan air bersih yang layak untuk dikonsumsi oleh masyarakat banyak mengutip
" Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No . 173 /Men . Kes/ Per/VII / 1977 ", penyediaan air harus memenuhi kuantitas dan kualitas , yaitu:
a . Aman dan higienis .
b . Baik dan layak minum.
c. Tersedia dalam jumlah yang cukup .
d . Harganya relatif murah atau terjangkau oleh sebagian besar masyarakat Parameter yang ada digunakan untuk metode dalam proses perlakuan , operasi dan biaya .
Parameter air yang penting ialah parameter fisik, kimia , biologis dan radiologis yaitu sebagai berikut: Parameter Air Bersih secara Fisika

1 . Kekeruhan
2 . Warna
3 . Rasa & bau
4 . Endapan
5 . Temperatur Parameter Air Bersih secara Kimia

1 . Organik, antara lain :
karbohidrat, minyak/ lemak /gemuk , pestisida , fenol , protein, deterjen , dll.

2 . Anorganik, antara lain :
kesadahan, klorida , logam berat , nitrogen , pH, fosfor, belerang , bahan- bahan beracun .

3 . Gas-gas , antara lain :
hidrogen sulfida, metan , oksigen . Parameter Air Bersih secara Biologi
1 . Bakteri
2 . Binatang
3 . Tumbuh- tumbuhan
4 . Protista
5 . Virus Parameter Air Bersih secara Radiologi

1 . Konduktivitas atau daya hantar
2 . Pesistivitas
3 . PTT atau TDS ( Kemampuan air bersih untuk menghantarkan arus listrik ) Dengan standar tersebut maka air konsumsi yang kita gunakan akan aman bagi kesehatan kita , karena itu jadilah manusia yang selektif demi kesehatan dan juga keberlangsungan kita .

Semoga bermanfaat.
Sumber: - http: // www. presidenri. go. id ( Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2005 Tentang Pengembangan sistem penyediaan Air minum) -
http: // one . indoskripsi . com/judul -skripsi- tugas- makalah/tugas-kuliah -lainnya /air -bersih
Copy by Nazwa555

air baku layak konsumsi

www . pitoyo . com halaman 9 dari 74 Air Yang layak Dikonsumsi Sebagai orang normal, setiap kita manusia pasti merasa perlu untuk mandi. Orang yang kebetulan hidup di belahan tropis dunia biasanya secara rata- rata memerlukan paling tidak dua kali sehari untuk mandi. Dan sebagian besar dari anda pasti pernah merasakan mandi di lebih dari satu tempat, terutama bagi orang -orang yang berkesempatan untuk melakukan perjalanan dari kota ke kota lain . Dari keadaan ini pernahkah anda merasakan bahwa betapa rasa ‘ segar’ air ketika kita mandi terasa berbeda -beda satu tempat dengan tempat lain . Anda yang pernah berlibur ke pantai dan merasakan senangnya mandi air laut . Ketika tiba saatnya anda merasa selesai bersenang - senang mengguyur badan anda dengan air laut , mengapa anda masih merasa perlu untuk paling tidak membilas tubuh dengan air yang bersih. Mengapa harus demikian ? Karena pada dasarnya secara alamiah tubuh kita memerlukan air tidak hanya sembarang air, tapi air yang memang layak dikonsumsi, dalam hal ini dikonsumsi untuk mandi. Tubuh kita mengharuskan kita yang ingin sehat untuk selalu minum paling tidak delapan gelas per hari. Tapi suatu saat bila tiba -tiba anda disodor air dalam gelas untuk diminum , dan anda berkesempatan untuk sesekali mengamati air tadi ternyata terdapat endapan yang sangat halus di dasar gelas . Sepertinya kita tidak akan dengan mudah untuk sanggup langsung meneguk air tadi . Karena memang walaupun tubuh kita merasa haus dan membutuhkan minum, pengetahuan dan naluri kita akan selalu mengingatkan kita bahwa apakah air yang kita minum apakah air yang memang layak kita minum. Pendefinisian air yang layak untuk dikonsumsi , secara mudah adalah dengan mempercayakan sifat- sifat air pada semua panca indera kita untuk mengenalinya apakah memang itu layak untuk dikonsumsi . Tugas pertama yang paling mudah bisa kita serahkan kepada indera mata kita . Air yang layak kita konsumsi adalah bila kita menempatkan air itu dalam wadah , ketika kita melihat air dari atas , kita dengan mudah tahu kondisi baik warna dan corak dari dasar wadah . Sukur -sukur anda mendapati air dalam wadah yang juga transparan, anda bisa amati dari samping wadah , dari atas permukaan air sampai di dasar wadah, anda amati , www . pitoyo . com halaman 10 dari 74 anda dengan mudah akan melihat pemandangan di latar belakang wadah secara jernih , dengan tingkat kejernihan rata dari atas permukaan sampai dasar. Setiap anda dapati kondisi keruh sebelum anda merasa yakin bahwa itu adalah air teh , kopi atau minuman apa , lebih baik anda menahan rasa haus anda, daripada anda meminum air yang mengandung sesuatu yang kita tidak tahu pasti itu apa . Anda dapati jernih di atas, tapi anda melihat kumpulan endapan yang mungkin sangat halus untuk dilihat , bisa jadi itu juga isyarat untuk anda sebaiknya tidak segera minum air itu. Sebuah survey pernah dibuat bahwa partikel dalam air yang bisa dilihat dengan mata telanjang adalah sampai dengan sebesar lima puluh mikron, atau setara dengan skala terkecil penggaris anda, yaitu satu milimeter, skala terkecil tersebut dibagi duapuluh sama besar ! Untuk konsumsi mandi, saya juga sependapat kalau kita sedikit melonggarkan peringatan indera mata kita akan apa yang kita lihat dalam air di suatu bak mandi. Tapi yang jelas sebelum mandi yakinkan anda bahwa apa yang anda bisa lihat di dalam air adalah cukup aman bagi kulit anda terutama daerah sensitif seperti mata . Sebagian orang percaya bahwa mandi di kubangan pun sesekali dapat berguna untuk melatih daya tahan tubuh kita terhadap kemungkinan penyakit yang timbul. Menurut pendapat saya, daya tahan tubuh hanya bisa dibangun untuk ketahanan kita terhadap makluk hidup renik yang masuk ke tubuh kita seperti bakteri atau virus, yang akan melatih sistem kekebalan tubuh kita untuk mengenali makluk hidup tadi dan membangun benteng di tubuh agar tahan terhadap kontaminasinya. Hanya saja ketika yang mau tidak mau kita hidup di jaman dimana telah terhampar industrialisasi di mana -mana, rasanya sukar untuk percaya bahwa kubangan akan selalu bebas dari limbah yang kemungkinan membawa zat -zat kimia atau zat -zat biologi , bahkan mungkin zat - zat radioaktif, yang alih -alih akan melatih tubuh kita untuk membangun sistem kekebalan tubuh , tapi malah mempengaruhi sel -sel tubuh kita sehingga tumbuh tidak secara normal . Mungkin masih untung bila suatu ketika kita bekubang di sungai, kemudian serta merta timbul gatal- gatal di kulit. Karena bisa jadi akibat yang ditimbulkan baru bisa terasakan puluhan tahun setelah kita berkubang . Tugas kedua kita amanatkan kepada hidung . Saya katakan disini , hidung adalah sebuah alat yang sangat canggih yang diciptakan oleh Tuhan, yang bisa mengindera sebuah keadaan yang disebut bau , yang sampai sekarang teknologi manusia masih belum sanggup untuk memformulasikan apa itu bau . www . pitoyo . com

IPB indexs pencemaran biologis

Penentuan kualitas air dapat pula diukur berdasarkan Indeks pencemar Biologis ( IPB) atau Biologis Indices of Pollution ( BIP ) . IPB = A = kelompok mikroba berklorofil B = kelompok mikroba tanpa klorofil

Nilai IPB :

1. 0 - 8 : air bersih/ jernih
2. 9 - 20 : air tercemar
3. 21 -60 : air tercemar
4. 61 -100 : air tercemar berat

Penentuan kehadiran organisme di dalam air berdasarkan kebutuhannya ( sebagai bahan baku untuk industri , rumah tangga, rekreasi dan olahraga )

Thursday, December 16, 2010

warga somber indah

Jum ' at, 10 Desember 2010 , 10: 57: 00

Perwakilan Warga RT 80 Datangi PDAM Tetap Desak Pengembang Penuhi Fasilitas Air dan Listrik

Bagi berita/ artikel ini kepada rekan atau kerabat lewat Facebook BALIKPAPAN -

Desakan warga RT 80 Batu Ampar Balikpapan Utara khususnya di perumahan Somber Indah Banyuwangi untuk mendapatkan layanan air dari PDAM, terus gencar. Kamis ( 9 /12) , perwakilan warga Ahmad Yani mendatangi kantor PDAM di Jl Martadinata Balikpapan Tengah. Yani membawa surat permohonan yang diketuai Ketua RT dan juga pihak pengembang, pun tanda tangan semua warga yang setuju agar dipasang layanan PDAM. “ Ada tanda tangan dari warga, pengembang juga menyetujui dipasangnya jaringan PDAM, ” beber Yani yang kemarin didampingi pengurus LPM Batu Ampar Kasmadi. Yani disambut baik kepala Humas PDAM Gazali Rahman . Pada intinya pihak PDAM menerima aspirasi warga tersebut , dan akan menindaklanjuti setelah dilakukan kesepatan- kesepatan dengan warga nantinya. “Nanti dicek dan ditinjau ke lokasi , termasuk diadakan kesepatan dengan warga, ” kata Gazali . Gazali menegaskan, harusnya tersedinya fasilitas air bersih di suatu perumahan menjadi tanggung jawab pengembang. Pihaknya pun siap bekerja sama dengan para pengembang perumahan. “ Silakan untuk kerja sama , kan dengan adanya layanan air bersih PDAM, NJOP-nya menjadi naik ?, ” beber Gazali. Kembali ke Yani, selain masalah air, warga tetap mendesak agar dapat tersambung dengan layanan listrik dari PLN. Diharapkan hal ini menjadi perhatian bagi pengembang. (wid)

Wellcome

nazwanazwanazwa

Entri Populer

Geovisite Eror

Followers

 

Copyright © 2009 by nazwa-555

Template by Blogger Templates | Powered by Blogger